Hendra Jatmika Pristiwa

Music Is My Passion, While Excellence Is My Priority

News Coverage

Berikut ini adalah beberapa liputan dari berbagai media, baik berupa tulisan maupun video, yang memuat profil maupun hal-hal lain yang berkaitan dengan Saya.

The following are the informations that are collected from many resources, which contains about my profile etc, in both written text and video format.

Ini adalah liputan pertama tentang profil Saya, yang ditulis oleh Agus Rakasiwi, dan dimuat dalam Harian Pikiran Rakyat. Tulisan yang berjudul “Hendra Jatmika Pristiwa: Kami juga Harus Melek Teknologi” ini diterbitkan pada tahun 2008 dan dimuat pula di dalam blog pribadi Bapak Didi Tarsidi. Harian pikiran Rakyat merupakan salah satu surat kabar local di Jawa Barat. Sementara Bapak Didi Tarsidi merupakan salah seorang Dosen di Universitas Pendidikan Indonesia dan juga mantan Ketua Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni).

See this post:

http://www.hendramusic.com/hendra-jatmika-pristiwa-kami-juga-harus-melek-teknologi/

Original Source:

http://d-tarsidi.blogspot.com/2008/07/hendra-jatmika-pristiwa-kami-juga-harus.html

Tulisan kedua yang juga masih memuat profil Saya berjudul “Arranger dan Composer Tunanetra”, yang ditulis oleh Menik Budiarti, dan dipublikasikan dalam situs Balai Penerbitan Braille Indonesia (BPBI) Abiyoso pada awal tahun 2012. Lembaga ini berada di bawah naungan Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Pada artikel ini, Saya menjelaskan bagaimana disabilitas yang pada awalnya dianggap sebagai sebuah masalah, ternyata tak banyak berpengaruh bagi kehidupan Saya hingga saat ini, termasuk dalam pekerjaan.

See this post:

http://www.hendramusic.com/arranger-dan-composer-tunanetra/

Original Source:

http://bpbiabiyoso.kemsos.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=66

Berita ketiga ini juga masih berisi tentang profil Saya. Kali ini penulisnya adalah Ramadhani, yang juga seorang tunanetra. Uniknya lagi, tulisan yang dibuat pada akhir 2012 ini juga dimuat di dalam situs yang dibuat dan dikelola oleh para tunanetra. Situs tersebut beralamatkan di www.kartunet.or.id. Kartunet sendiri merupakan sebuah akronim dari “karya tunanetra”.

Dalam tulisan ini, Saya menceritakan beberapa kesulitan yang sempat Saya hadapi selama menekuni pekerjaan sebagai arranger. Namun, segala kesulitan pasti tetap ada solusinya selama kita mau berusaha.

See this post:

http://www.hendramusic.com/hendra-tunanetra-taklukan-musik-digital/

Original Source:

http://www.kartunet.or.id/hendra-tunanetra-taklukan-musik-digital-1088/

Dalam berita keempat yang Saya posting kali ini, berisi tentang profil Saya yang dimuat dalam salah satu harian nasional terkemuka di Indonesia, yaitu Kompas. Artikel dengan judul “Berkarya, Mandiri, Tanpa Korupsi” ini ditulis oleh Frans Sartono dan diterbitkan pada awal tahun 2013.

Hal yang cukup berbeda adalah kali ini yang ditampilkan bukan hanya profil Saya sendiri, namun juga beberapa orang tunanetra lainnya. Mereka dianggap telah melakukan sesuatu yang berguna, tak hanya bagi dirinya maupun tunanetra lainnya, namun juga untuk banyak orang non-disabilitas. Mereka adalah Bapak Didi Tarsidi, Bapak Setia Adi Purwanta, serta Bapak Bambang Basuki.

See this post:

http://www.hendramusic.com/berkarya-mandiri-tanpa-korupsi/

Original source:

http://health.kompas.com/read/2013/02/24/05570227/Berkarya.Mandiri.Tanpa.Korupsi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 9 = 1

Hendra Jatmika Pristiwa © 2016