Hendra Jatmika Pristiwa

Music Is My Passion, While Excellence Is My Priority

Lagu Lir Ilir: Mengubah Nuansa Tembang Jawa Untuk Konser Inklusi

Pada 8 April 2017 lalu, Saya berkesempatan menjadi salah satu pengisi acara di Kota Semarang. Acara tersebut dikemas dalam bentuk sebuah konser yang melibatkan pengisi acara dari berbagai jenis disabilitas. Karena pengisi acaranya merupakan orang-orang dengan beragam disabilitas serta dibantu pula oleh orang-orang nondisabilitas, acara dengan tema “Sentuhlah Dengan Hati” tersebut disebut sebagai Konser Inklusi. Salah satu lagu yang Saya mainkan dalam konser yang digelar di Gedung Teater Liem Liang Peng, Sekolah Nasional Karangturi itu adalah lagu Lir Ilir.
Lagu Lir Ilir ini sebenarnya merupakan sebuah tembang jawa yang diciptakan dan digunakan oleh Sunan Kalijaga, salah seorang Wali Songo. Meskipun lagu ini sering dianggap sebagai “dolanan anak-anak” atau lagu anak-anak karena kata-kata dalam liriknya yang seolah-olah menggambarkan keriangan dunia anak-anak serta terkesan ringan dan tidak menggurui, namun jika ditelaah lebih dalam, sebenarnya banyak sekali makna bernuansa agama yang terkandung dalam liriknya. Sehingga lagu Lir Ilir memang digunakan sebagai salah satu media dakwah dan penyebaran ajaran Agama Islam di Pulau Jawa oleh Sunan Kalijaga. Dalam menyebarkan Islam pada sekitar abad ke-16 Masehi, Sunan Kalijaga memang memilih kesenian dan kebudayaan sebagai sarana dakwahnya.
Sama seperti mentor sekaligus sahabatnya yaitu Sunan Bonang, Mereka memiliki paham keagamaan yang cenderung sufistik berbasis salaf. Ia juga sangat toleran terhadap budaya lokal. Karena menurutnya, masyarakat akan menjauh jika pendiriannya diserang dan langsung dipaksa mengikuti ajaran baru yang dibawanya. Sementara jika Islam sudah dipahami, kebiasaan-kebiasaan lama akan hilang dengan sendirinya. Itulah sebab mengapa ajaran Sunan Kalijaga terkesan sinkretis saat mengenalkan Islam. Selain lagu Lir Ilir, lagu lain yang juga diciptakan oleh Ayah dari Sunan Muria ini adalah Gundul-Gundul Pacul.
Sebagai salah satu lagu yang identik dengan budaya Jawa, akhirnya Saya memutuskan untuk mengaransemen ulang lagu Lir Ilir dan memainkan Pianonya secara ‘live’. Saya membuat aransemen lagu Lir Ilir dalam nuansa Jazz. Tak hanya memainkan lagu Lir Ilir dengan Grand Piano, Saya juga menggunakan sequencer yang telah Saya buat sebelumnya sebagai musik pengiring.
Bagi yang ingin mendengarkan Lagu Lir Ilir yang Saya tampilkan dalam Konser Inklusi, dapat mendengarkan rekamannya diakhir postingan ini.
Semoga menghibur.

1 Comment

Add a Comment
  1. wah, mantap bang. Kepikiran buat aransmen begituan. Salam sukses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

31 + = 32

Hendra Jatmika Pristiwa © 2016